Home INOVASI UNDANGAN PAMERAN UGO UNTORO

UNDANGAN PAMERAN UGO UNTORO

0

Wisdoms.id Jakarta- Ada yang ganjil dengan ekosistem galeri dan art space kita belakangan ini. Fenomena undangan bertema telah bergeser dari sekadar bingkai pameran menjadi sebuah diktat kuratorial yang kaku.

Galeri seolah-olah berubah menjadi pabrik konten, di mana perupa hanya menjadi operator mesin yang bertugas mengisi formulir tema yang sudah disiapkan.

Tema-temanya pun sangat tertebak dan aman seputar tokoh-tokoh pahlawan atau rekaman peristiwa sejarah yang dipoles kembali demi kepentingan representasi semu.

Narasi-narasi ini akhirnya menjadi semacam menu langganan yang membosankan, yang sayangnya, terus-menerus direproduksi oleh kurator demi menjamin keberterimaan publik atau pasar.

Dampaknya serius. Perupa dipaksa melakukan self-censorship. Pembacaan yang terlalu personal, liar, atau radikal dianggap sebagai risiko.

Akibatnya, alih-alih melakukan refleksi kritis, perupa justru terjebak dalam sikap pragmatis. Kita sedang menyaksikan pendangkalan massal di mana karya seni tak lebih dari sekadar setoran visual untuk memenuhi tuntutan jadwal pameran.

Jika seni hanya dipandang sebagai pengisian kolom tema, maka kita sebenarnya tidak sedang merayakan kreativitas, melainkan sedang merayakan kejenuhan massal.

Source: FB Ugo Untoro

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here