Home INSPIRATIF Dony Oskaria, Mengenal COO Danantara Paman Nagita Slavina-Raffi Ahmad

Dony Oskaria, Mengenal COO Danantara Paman Nagita Slavina-Raffi Ahmad

0

Di balik gemerlap industri hiburan dan dinamika bisnis modern Indonesia, ada sosok yang jarang muncul di sorotan kamera, namun jejaknya terasa di banyak ruang penting: Dony Oskaria. Publik mungkin mengenalnya sebagai kerabat dekat keluarga Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, tetapi perjalanan hidupnya jauh lebih luas daripada sekadar hubungan keluarga selebritas.

Dony adalah contoh bagaimana kerja keras, pendidikan, dan ketekunan merintis jalan seseorang hingga berada di titik-titik strategis negara—mulai dari dunia perbankan, pariwisata, penerbangan, BUMN, hingga kini memegang peran krusial di lembaga investasi besar Indonesia: Danantara.

Dony lahir di Tanjung Alam, Tanah Datar, sebuah kampung berhawa sejuk di Sumatera Barat yang identik dengan tradisi merantau. Nilai-nilai Minangkabau—berdiri di atas kaki sendiri, bekerja tanpa banyak bicara—menjadi fondasi yang terbawa dalam seluruh perjalanan kariernya.

Ia tumbuh dalam lingkungan keluarga besar yang juga melahirkan Rieta Amalia, ibunda Nagita Slavina. Dari garis inilah hubungan kekerabatan itu terhubung. Namun bagi Dony sendiri, merantau dan berjuang adalah panggilan zaman, bukan kemewahan yang datang dari koneksi keluarga.

Karier Dony tidak dimulai di ruang rapat besar dengan meja kaca. Ia memulai dari kursi kecil call center Bank Universal, menjawab telepon nasabah satu per satu. Dari situ, langkahnya perlahan naik, memegang tanggung jawab lebih besar di dunia perbankan hingga akhirnya bergabung ke CT Corp, salah satu pusat kekuatan bisnis Indonesia.

Di bawah payung CT Corp, ia dipercaya mengelola berbagai lini industri pariwisata, hospitality, dan hiburan. Di sinilah reputasinya terbentuk: seorang eksekutif yang tenang, analitis, dan efektif dalam menyelesaikan masalah.

Keahliannya membaca arah industri membuatnya masuk ke sektor yang lebih kompleks: penerbangan.

Jejak Penting di Garuda Indonesia & Citilink

Nama Dony mulai sering disebut di lingkaran industri aviasi ketika ia menduduki kursi:

  • Komisaris Garuda Indonesia (2014–2019)
  • Komisaris Citilink (2019–sekarang)
  • Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia (2020–2021)

Ia berada di masa-masa sulit maskapai nasional itu, ketika pandemi dan restrukturisasi membuat industri airline berada di ujung tanduk. Dony bukan sosok yang mencari panggung, tetapi keputusannya ikut menentukan arah penyelamatan Garuda dan Citilink pada masa-masa kritis.

Pada 2016, Presiden Joko Widodo meminta Dony bergabung di Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN), lembaga yang merancang strategi pembangunan ekonomi nasional. Fokusnya: bagaimana membuat pariwisata Indonesia lebih kompetitif.

Kepercayaan itu berlanjut ketika ia ditunjuk menjadi:

Direktur Utama InJourney — Holding BUMN Aviasi & Pariwisata

Di bawah kepemimpinannya, InJourney membenahi bandara, mengembangkan destinasi kelas dunia, hingga mendorong lahirnya event-event besar yang menggerakkan ekonomi daerah.

Pada 2024, ia masuk kabinet sebagai Wakil Menteri BUMN, posisi yang menempatkannya dalam lingkaran pengambil kebijakan ekonomi paling strategis di Indonesia.

Puncak Baru: Mengelola Aset Raksasa di Danantara

Tahun berikutnya menjadi titik penting. Presiden Prabowo Subianto menunjuk Dony sebagai:

Chief Operating Officer (COO) Danantara

Lembaga investasi negara yang akan mengelola aset bernilai hingga 900 miliar dolar AS, dengan mandat memperkuat industri strategis nasional—mulai dari energi hijau, manufaktur, pangan, sampai teknologi pertahanan.

Di sini, kemampuan Dony sebagai teknokrat diuji lebih besar: mengintegrasikan manajemen risiko, memperkuat struktur lembaga, dan memastikan Danantara berjalan sebagai pilar masa depan ekonomi Indonesia.

Koneksi keluarganya dengan Rieta dan Nagita membuat Dony juga ikut masuk dalam fase awal pembentukan RANS Entertainment. Ia adalah figur yang memberi arah bisnis, membangun pondasi perusahaan, dan menjadi penghubung strategis dalam perluasan jaringan RANS.

Namun tidak seperti Raffi yang berada di depan kamera, Dony memilih menjadi “arsitek sunyi” yang bekerja dari balik layar.

Profil Donny Oskaria:

  • SD di Sumatera Barat
  • SMP di Padang dan Jakarta
  • SMA Negeri 78 Jakarta
  • Kuliah Akuntansi di Universitas Andalas (tidak selesai)
  • Lulus Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran (1994)
  • MBA di Asian Institute of Management, Filipina (2009)

Perpindahan jurusan dan perjalanan akademiknya mencerminkan bahwa arah hidup tidak selalu lurus, tetapi kerja keras selalu menemukan jalannya.

Setinggi apa pun jabatan yang ia pegang, Dony tetap dikenal sebagai pribadi yang pendiam, terukur, dan fokus pada pekerjaan. Ia tidak mengejar panggung. Ia bekerja karena ingin memberi dampak.

Dan mungkin di situlah kekuatannya: menjadi figur yang diam-diam menggerakkan banyak hal, dari industri pariwisata, penerbangan, BUMN, hingga investasi raksasa negara.

Perjalanan Dony Oskaria adalah cerita tentang bagaimana seseorang dapat berangkat dari kampung kecil, melangkah tanpa henti, meniti proses panjang, dan akhirnya memegang peran penting dalam pembangunan bangsa.

Ia adalah bukti bahwa kerja keras bisa membawa seseorang melewati banyak pintu—bahkan pintu-pintu yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here