Home OPINI Tokoh-tokoh NTB dan Warga Nahdliyin Urban Dorong Muktamar NU 2026 Digelar di...

Tokoh-tokoh NTB dan Warga Nahdliyin Urban Dorong Muktamar NU 2026 Digelar di NTB

0

Jakarta,  Dukungan agar Muktamar ke-35  digelar di  terus menguat. Sejumlah tokoh agama, elemen masyarakat, hingga warga Nahdiyin urban menyatakan kesiapan NTB menjadi tuan rumah forum tertinggi organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.

Wacana NTB sebagai lokasi Muktamar ke-35 mencuat menjelang agenda lima tahunan NU yang direncanakan berlangsung pada 2026. Sejumlah pengurus wilayah dan tokoh masyarakat di NTB menilai daerah itu memiliki kesiapan infrastruktur, dukungan sosial, serta rekam jejak kerukunan antarumat beragama yang relatif stabil.

Alwan Ola Riantoby, penasehat JPPR yang juga Warga Nahdliyin Urban di Jakarta, mengatakan pelaksanaan Muktamar di NTB memiliki makna strategis bagi arah organisasi ke depan.

“Jika NTB dipercaya menjadi tuan rumah, ini bukan sekadar rotasi wilayah. Ini simbol bahwa NU benar-benar organisasi nasional yang tumbuh merata, termasuk di kawasan timur Indonesia,” kata Alwan Ola, Selasa (17/2).

Ia menilai Muktamar ke-35 memikul tanggung jawab besar karena berlangsung di awal abad kedua NU. Menurutnya, forum tersebut harus menjadi ruang konsolidasi gagasan, bukan sekadar agenda pemilihan kepemimpinan.

“NU menghadapi tantangan baru, mulai dari disrupsi digital, penguatan ekonomi umat, hingga menjaga moderasi beragama di tengah polarisasi sosial. Muktamar harus menjawab itu,” ujarnya.

Dukungan serupa disampaikan TGH Muzhar Bukhori Muslim, tokoh agama di Lombok. Ia menyebut NTB memiliki fondasi sosial yang kuat untuk menjadi tuan rumah.

“Kerukunan di NTB tumbuh dari budaya musyawarah dan gotong royong. Kami ingin menunjukkan bahwa mayoritas Muslim di sini menjadi pelindung bagi seluruh warga, tanpa membedakan latar belakang agama,” kata Muzhar.

NTB dikenal sebagai provinsi dengan mayoritas penduduk Muslim, namun memiliki interaksi sosial yang harmonis dengan komunitas Hindu, Buddha, dan Kristen. Data Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) nasional 2025 mencatat skor 77,89, meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Menurut Muzhar, penyelenggaraan Muktamar di NTB dapat memperkuat pesan moderasi Islam yang selama ini digaungkan NU.

Ini momentum untuk memperlihatkan praktik moderasi beragama dalam skala besar. Bukan hanya dalam wacana, tapi dalam interaksi sosial nyata,” ujarnya.

Meski demikian, keputusan resmi lokasi Muktamar ke-35 tetap berada di tangan Pengurus Besar NU melalui mekanisme organisasi. Hingga kini, belum ada pengumuman final mengenai penetapan tuan rumah.

Alwan berharap proses penentuan lokasi dilakukan secara terbuka dan mempertimbangkan aspirasi daerah.

“Di mana pun digelar, substansi Muktamar harus menjadi prioritas. Tapi jika NTB mendapat amanah, itu akan menjadi kebanggaan bersama,” kata dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here