Home DAERAH Piala Sedulur Purworejo 2026, Merawat Guyub Rukun Warga di Perantauan

Piala Sedulur Purworejo 2026, Merawat Guyub Rukun Warga di Perantauan

0

Jakarta, Wisdoms.id – Lebih dari 200 peserta ambil bagian dalam Piala Sedulur Purworejo 2026. Turnamen olahraga yang digelar di Jakarta pada 26–27 September 2026 itu bukan semata-mata soal mengejar gelar juara. Di balik persaingan di lapangan, ada upaya mempertemukan warga asal Purworejo yang tinggal di wilayah Jabodetabek sekaligus merawat ikatan persaudaraan di tanah rantau.

Digagas DPP Perkumpulan Keluarga Besar Purworejo (Pakuwojo), Piala Sedulur Purworejo menjadi penyelenggaraan perdana yang mempertemukan warga dari berbagai latar belakang melalui olahraga. Sebanyak lima cabang dipertandingkan, yakni biliar, bulu tangkis, tenis meja, catur, dan e-sports Mobile Legends.

Ketua Panitia Piala Sedulur Purworejo, Devrin Pratama, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang bagi warga Purworejo di perantauan untuk bertemu dan memperkuat silaturahmi.

“Piala Sedulur Purworejo ini merupakan ajang perdana yang kami selenggarakan tahun ini. Insyaallah, kegiatan ini akan terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang,” ujar Devrin di Jakarta, Minggu, 27 September 2026.

Menurut Devrin, dukungan berbagai pihak turut mendorong panitia untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai agenda yang dapat digelar secara berkelanjutan. Salah satunya datang dari Ketua DPRD Purworejo Tunaryo.

Ketua Umum Pakuwojo, Rendra Kusuma Wijaya, mengatakan Piala Sedulur Purworejo juga menjadi sarana mempertemukan warga dan mahasiswa asal Purworejo yang bermukim di Jabodetabek.

Bagi Rendra, semangat Guyub Rukun tidak cukup hanya menjadi slogan. Semangat itu, kata dia, perlu diwujudkan melalui kegiatan yang mempertemukan warga dan membuka ruang untuk saling mengenal serta mendukung.

“Harapannya, melalui olahraga ini, kita bisa mempererat persaudaraan. Jangan sampai ada tawuran atau perselisihan. Yang utama adalah kebersamaan, saling mendukung, dan menjaga kerukunan sesama warga Purworejo,” ungkapnya.

Pesan serupa disampaikan Kepala Dinporapar Purworejo, Bangun Erlangga Ibrahim, yang membacakan amanat Bupati Purworejo. Ia mengapresiasi penyelenggaraan Piala Sedulur Purworejo sebagai kegiatan yang tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga menjaga hubungan kekeluargaan warga Purworejo di perantauan.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan tidak hanya tercipta kompetisi olahraga, tetapi juga terjalin silaturahmi yang semakin erat. Sehat badannya, sehat pikirnya, sehat pertemanannya, tambah guyub rukun, mengabdi untuk keluarga, dan berjuang untuk Purworejo di perantauan,” pesannya.

Ketua DPRD Purworejo, Tunaryo, juga mendorong agar kegiatan tersebut tidak berhenti pada penyelenggaraan perdana. Menurut dia, Piala Sedulur Purworejo dapat dikembangkan menjadi agenda tahunan yang memperkuat silaturahmi sekaligus membuka ruang bagi munculnya atlet-atlet berprestasi dari kalangan warga Purworejo di perantauan.

“Event ini jangan berhenti pada satu momentum, tetapi dapat menjadi agenda silaturahmi yang berkelanjutan. Kemenangan memang bonus, tetapi persaudaraan adalah yang paling utama,” tegasnya.

Piala Sedulur Purworejo 2026 pada akhirnya tidak hanya meninggalkan catatan tentang siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, turnamen ini memperlihatkan bagaimana olahraga dapat menjadi ruang perjumpaan bagi warga yang hidup jauh dari kampung halaman.

Di tengah kesibukan kehidupan Jabodetabek, lapangan olahraga menjadi tempat warga Purworejo kembali bertemu sebagai sedulur. Semangat Guyub Rukun pun mendapat ruang untuk tumbuh bukan sekadar sebagai semboyan, melainkan melalui kebersamaan yang dirawat bersama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here